Yuliana Ristantia- Membantu Kaum Dhuafa

6/22/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments



Ajang pemilihan putri kecantikan memang bukanlah hal yang baru lagi, setiap tahunnya selalu bermunculan ajang-ajang peagent yang menghasilkan gelar duta dari setiap acara, seperti menjadi duta pariwisata, duta lingkungan hidup dan berbagai kampanye lainnya. Salah satu pemilihan peagent yang tengah naik daun adalah pemilihan “Puteri Hijab Indonesia” acara tahunan yang digelar khusus bagi para putri-putri berhijab ini pada periode tahun 2015 telah menghasilkan pemenang dialah Yuliana Ristantia.

Yuliana Ristantia, mahasiswa jurusan Farmasi Unand Padang, gadis manis dari Kelurahan Piliang, Kecamatan Payakumbuh Barat, dinobatkan sebagai Puteri Hijab Indonesia 2015.  Pemilihan Puteri Hijab Indonesia yang diadakan Dian Swardoyo Organizer, pada sebuah hotel berbintang di Jakarta, itu berakhir 30 Agustus 2015. Dian sukses dengan menyisihkan utusan dari seluruh provinsi di Tanah Air.

Apa  motivasi awal Yuliana ikut dalam ajang Puteri Hijab Indonesia tahun lalu?

Motivasi Tanti mengikuti pemilihan Puteri Hijab Indonesia 2015 adalah keinginan yang sangat kuat untuk membahagiakan  dan membanggakan kedua orang tua. Dan sebagai wadah untuk Tanti bisa  mengekspresikan kemampuan yang dimiliki, serta membuktikan bahwa Tanti bisa. Sebelumnya, banyak  kegagalan yang Tanti alami sebelum mengikuti pemilihan Puteri Hijab Indonesi 2015, salah satunya adalah ketika pemilihan Duta Wisata kota Payakumbuh tahun 2014  Sumatera Barat Tanti hanya bisa meraih runner up satu atau juara dua. Nah kegagalan ini juga menjadi penyokong yang kuat bagi Tanti, karena dari kegagalan itu Tanti banyak belajar dan terus belajar. Mengenali kelemahan dan mulai memperbaikinya. Selain itu, untuk dapat mengikuti pemilihan puteri hijab ini ada yang Tanti korbankan, yaitu keberangkatan ke Turki dalam rangka pertukaran mahasiswa  harus dibatalkan karena waktu yang bersamaan dengan karantina Puteri Hijab. Memang pada saat itu ini adalah sebuah pilihan yang berat dan Tanti selalu meminta pendapat kedua orang tua saya. Namu Tanti percaya disaat kita mengorbankan sesuatu yang besar, ada hal besar juga yang menanti kita, dan alhamdulillah melalu pengorbanan itu sekarang Tanti dinobatkan sebagai Puteri Hijab Indonesia 2015. Tidak lupa disetiap usaha Tanti, Doa dan restu kedua orang tualah yang selalu mengiri langkah kaki ini


Apa saja ilmu atau pengalaman yang didapat selama menjadi finalis Puteri Hijab kala itu?

Karantina yang berlangsung selama delapan hari memberikan Tanti banyak ilmu dan pengalaman yang  sangat luar biasa. Tanti bertemu teman – teman dengan prestasi yang yang menakjubkan,  diajarkan oleh para mentor yang luar biasa  dengan pengalaman mereka yang sangat mengagumkan.

Selama karantina kami mengikuti latihan catwalk,  modelling, public speaking, beauty class, hijab class, koreo diatas panggung, tausiyah, pemotretan, pembuatan video, outbond,  materi pembelajaran pembentukan karakter dan  kepribadian, kunjungan ke Anniesa Hasibuan Boutique,  kunjungan ke Hotel Ammarosa dengan pembelajaran  table manner, dan banyak lagi hal – hal yang menarik lainnya yang tidak bisa  Tanti disebutkan satu persatu.




Setelah selesai acara tersebut apa saja kegiatan Yuliana saat ini? 

Tepat pada tanggal 31 Agustus 2015 di Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat,  Tanti dinobatkan sebagai Puteri Hijab Indonesia 2015. Sungguh kebanggaan dan rasa syukur yang tak hingga kepada Allah SWT atas nikmat ini.

Menjadi Puteri Hijab Indonesia 2015 membuat diri Tanti berubah kearah yang lebih baik, dan karena itu usai pemilihan Puteri Hijab Tanti berkegiatan menjadi seorang Motivator Muda, sebagai narasumber, model majalah muslimah, photoshoot, syuting iklan pariwisata dan kuliner, dan banyak lagi.  

Tugas tanti sebagai Duta Hijab adalah sebagai contoh untuk masyarakat, karena itu tanti harus bisa mengajak diri sendiri dan orang lain untuk berbuat kebaikan, untuk berubah kearah yang lebih baik. Karena dimanapun kita berada orang akan menilai kita. Menjadi Duta Hijab juga membuat Tanti menunjukan kepada sahabat muslimah, bahwa hijab tidak menghalangi kita untuk berkarya, berpretasi, untuk menunjukan bakat dan kemampuan kita. Bahkan sebaliknya, dengan hijablah kita dapat mengekspresikan diri kita.

Kendala yang Tanti hadapi adalah jarak dan  waktu. Dikarenakan Tanti berdomisili di Kota Padang, membuat Tanti harus bolak balik Padang- Jakarta untuk berkegiatan. Selain itu sebagai mahasiswa tahun akhir, tugas akhir juga menjadi hal yang harus diperhatikan sehingga jika ada kegiatan untuk keluar kota Tanti harus merancang dan mengatur waktu  dengan sangat matang terlebih dahulu.



Dalam era modernisasi termasuk akulturasi budaya di Indonesia, hijab bukan lagi dipandang sebagai kebutuhan agama namun juga bisa dibilang trend fashion masa kini, bagaiamana pandangan Yuli mengenai trend fashion hijab yang terjadi saat ini? 

Trend fashion hijab saat ini sangatlah bervariasi di kalangan remaja maupun dewasa. Banyak gaya hijab yang juga dijadikan sebagai khas dari muslimah itu sendiri. Dari hasil survey yang tanti baca, penggunaan hijab bagi kaum perempuan baik dari kalangan pelajar hingga artis pada beberapa tahun terakhir ini mengingkat sebesar 70%.  Walapun menurut tanti masih banyak yang belum sesuai dengan syariat seperti menggunakan hijab syar’i, namun setiap orang membutuhkan proses dari itu semua, setidaknya kita sudah belajar untuk memperbaiki diri melalui penggunaan hijab.

Memasuki bulan suci Ramadhan, bisa diceritakan sedikit apa saja kebiasaan yang biasa dijanai  Yuliana saat masa bulan puasa?

Memasuki bulan Ramadhan, selain ibadah wajib bisanya Tanti melakukan berbagai kegiatan bersama keluarga dan teman- teman. Seperti memberikan tausyiah  sekaligus berbuka puasa bersama dengan adek – adek panti asuhan dan berbagi takjil di jalan raya bersama teman- teman. Selain itu tanti juga tergabung dalam kelompok “Indorelawan Payakumbuh” dimana kelompok ini bertugas untuk membantu kaum Dhuafa, anak jalanan, dan fakir miskin dengan kami mengumpulkan barang sedekah dan memberikan kepada yang membutuhkan diakhir Ramadhan. Selanjutnya, sebagai Puteri Hijab tanti juga melanjutkan kegiatan fotoshoot untuk edisi Ramdhan.




Apa yang Yuli selalu rindukan saat bulan Ramadhan?

Yang tanti rindukan di bulan Ramadhan adalah berkumpul di Masjid mendengar tausyiah dan melaksanakan sholat taraweh bersama – sama. Berjalan ke masjid bersama dengan keluarga dan teman – teman mengingatkan tanti saat melaksanakan ibadah Umroh, dimana tanti sangat merasakan betapa indah dan sejuknya hati ini saat kaki ini bersama- sama melangkah ke rumah Allah. Bahkan saat taraweh dihari pertama tanti tak hentinya meneteskan air mata mengucap syukur karena Ramadhan telah tiba.

You Might Also Like

0 komentar: