Tabrak Warna, Bangun Mood Tanpa Stres!

6/10/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments


 “We don’t stop playing because we grow old, we grow old because we stop playing”. Kutipan dari novelis, kritikus, politikus dan orator asal Irlandia, George Bernard Shaw ini tepat dalam menggambarkan aktivitas yang dilakukan Komunitas Tabrak Warna, yakni sebuah komunitas yang pertama di Indonesia berisi orang-orang dewasa yang menyukai aktivitas mewarnai.





Mari kita ingat kapan terakhir Anda mewarnai? Sudah bertahun-tahun sejak selepas bangku sekolah? Wah sepertinya Anda perlu mencoba melakukan aktifitas mewarnai seperti ketika Anda sekolah dulu. Yap, mewarnai bagi orang dewasa menurut psikolog dapat mengurangi tingkat stres. Untuk itulah komunitas Tabrak Warna hadir, digawangi oleh Tria dan Khalezza komunitas ini hadir bagi pecinta mewarnai bagi dewasa ini.


“Komunitas ini berawal dari diterbitkannya “My Own World”, buku mewarnai untuk dewasa yang pertama di Indonesia. Buku ini diterbitkan oleh Renebook dan disusun oleh saya dan Khalezza. My Own World berawal dari obrolan santai dan ringan antara saya, Khalezza dan Mas Luqman Hakim Arifin. Kebetulan kami memang berteman. Terinspirasi dari buku Johanna Basford, ilustrator asal Scotlandia dengan buku mewarnai-nya Secret Garden. Akhirnya kami membuat My Own World, kolaborasi yang pas antara saya yang suka corat coret ketika sedang jenuh; Khalezza yang seorang desain grafis dan Mas Luqman yang merupakan CeO Renebook. My Own World merupakan buku mewarnai untuk orang dewasa yang pertama di Indonesia.” Dua bulan setelah buku itu diterbitkan, ternyata mendapatkan respon yang luar biasa, “banyak yang memberikan tanggapan positif buku ini memberikan manfaat besar dalam menghabiskan ‘me time’, mengisi waktu luang, dan mengatasi stress. Dan diluar dugaan, toko buku meminta cetak ulang. Sehingga saat itu kami berfikiran “Oh, ternyata banyak sekali orang dewasa yang suka mewarnai.” sehingga kami bertiga menggagas terbentuknya Komunitas Tabrak Warna.” Jelas Tria kepada RED.

My Own World



Buku My Own World telah masuk pada edisi nya yang ke empat, masing-masing edisi memiliki ciri khas yang berbeda, pada edisi pertama Human and Animal berusaha mengenalkan trend tabrak warna sedangkan My Own Word edisi dua yaitu Mandala and Greetings agar tercipta buku yang interaktif dengan berbagai quotes-quotes menarik yang bisa diberikan pada orang terkasih. Sementara pada My Own World edisi tiga Family edition menjadi buku yang ingin meningkatkan ‘quality time’ bagi keluarga ingin mengalihkan dunia gadget menjadi dunia mewarnai yang bisa merekatkan keluarga berada dalam aktivitas yang sama dengan komunikasi yang setara dan interaktif. Pattern and illusion world lahir sebagai My Own World seri ke-4 yang dalam satu buku menggabungkan antara otak kiri dengan otak kanan. Dalam buku tersebut ada teka-teki silang, sudoku, perbedaan gambar, dan sebagainya yang melatih otak kiri. Sementara disisi bawah buku adalah tetap untuk senam otak kanan, aktivitas mewarnai.


Komunitas ini semakin hari semakin berkembang menjadi besar dan banyak diminati setiap orang, “Di social media akun instagram @tabrak_warna ada lebih dari 13.000 followers, belum termasuk di twitter @tabrak_warna dan facebook Komunitas Tabrak Warna. Lebih banyak di instagram karena kami memang banyak share foto-foto atau gambar. Kalau untuk anggota yang aktif ada ratusan jumlahnya, dan sudah ada di 7 kota, kami menyebutnya sebagai Chapter. Yakni Chapter Malang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Palangkaraya, Bogor, dan Lampung. Saat ini sedang proses pembentukan di beberapa kota lainnya. Dan mereka aktif dengan kegiatan-kegiatan mewarnai tidak hanya di sosmed.”

You Might Also Like

0 komentar: