Si Kembar Jago Food Photography

6/09/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments



Profesi Food Photographer memang kian marak digeluti, ada yang memang sudah mahir mengabadikan gambar makanan ada juga yang sengaja merambah foto makanan namun ada juga yang hanya mengikuti trend sosial media. Bagaimana dengan si Ganteng dan Kembar Damn Right You Food!, Benny Bonardy dan Anndy Bonardy? Simak obrolan RED bersama duo keren ini; 

Bisa diceriatakan awal mulanya kalian berdua tertarik dengan dunia fotografi?

Kami mulai tertarik dengan dunia fotografi semenjak kami pertama kali mengunjungi Gunung Bromo. Pemandangan yang luar biasa membuat kami ingin mengabadikan moment tersebut lewat foto. Tapi keindahan tersebut tidak terpancarkan sepenuhnya karena yang kami gunakan adalah kamera dari handphone kami. Dari sana kami mulai tertarik dengan dunia fotografi, dimana kita dapat menangkap sebuah moment indah, seindah aslinya.

Mengapa memilih food fotografi bukan yang lain? 

Walaupun awalnya kami terkesima dengan fotografi alam, tapi ternyata kami lebih menyukai food fotografi. Awalnya kami melihat banyak sekali tempat makanan yang menawarkan makanan yang sangat lezat, tapi tidak ditunjukkan lewat gambar yang ditampilkan. Dari sana kami mulai mencoba bereksplorasi dengan makanan-makanan tersebut dan menciptakan sebuah karya food fotografi untuk kesenangan kami.

Menjadi food photographer, apa kesulitan atau tantangan yang kalian biasa ditemui dan bagaimana cara mengatasinya?

Tantangannya adalah tidak semua bentuk makanan yang akan dijadikan sebagai objek utama itu menarik, dari segi warna atau bentuk. Tantangannya adalah bagaimana caranya agar makanan yang terlihat tidak menarik itu menjadi terlihat menggiurkan. Hal ini dilakukan denga pemilihan background, tata pencahayaan, presentasi makanan dan semua objek pendukung yang dapat mempercantik makanan tersebut.





Tidak tertarik dengan trend food reviewer sekaligus? Atau hanya ingin fokus pada bisnis food fotografi?

Kami yakin segala hal jika dikerjakan dengan fokus, maka akan mendapatkan hasil yang baik. Dengan begitu, untuk sekarang kami ingin fokus terlebih dahulu pada bisnis food photography dan styling. Untuk kedepannya jika memungkinkan untuk menjadi trend food reviewer, maka kami akan pertimbangkan.

Bagaimana kalian melihat potensi dari market bisnis ini?

Seperti yang kita tahu bahwa industri makanan merupakan salah satu industri yang tidak akan pernah habis, karena bagaimanapun manusia tetap membutuhkan makanan. Dengan perkembangan zaman dan media sosial saat ini, kebutuhan untuk sebuah foto dari makanan yang bagus dengan styling yang menarik mulai dicari orang karena kebutuhan untuk kegiatan marketing, karena ketertarikan untuk mencoba suatu makanan akan dimulai dari mata terlebih dahulu. Oleh karena itu, menurut kami prospek industri food photography dan styling ini masih sangat besar.



Sebagai young entrepreneur, apa motivasi kalian berdua menjalankan bisnis ini?

“The best feeling in the world, is to know that your parents are smiling because of you”
Hal ini lah yang mendorong kami untuk terus maju, terus bereksplorasi dan terus belajar, karena bagi kami kebahagiaan orang tua adalah kebahagian kita juga.

Apa harapan kalian berdua dengan bisnis ini kedepan?

Harapan kami adalah menjadi food photographer yang berkualitas, yang dapat terus memberikan kejutan-kejutan dan kepuasan kepada client kami, lewat hasil-hasil foto dari makanan yang sudah susah payah mereka ciptakan.


You Might Also Like

0 komentar: