Tomi & Studio Good Taste For Interior Design

5/18/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments







teks: Delian

Dunia kuliner belakangan ini memang kian melambung, banyak sekali bermunculan usaha dibidang kuliner disekitar kita bak cendawan dimusim hujan,hal ini ternyata membawa dampak besar pula bagi bidang usaha lain, termasuk halnya bidang jasa desain interior yang akan mempengaruhi image sebuah restaurant atau cafe tersebut dimata para calon customernya, dewasa ini restaurant maupun cafepun berlomba lomba mendesain tempatnya agar nampak unik, menarik dan berciri tersendiri.

Tomi Andrianto, seorang lulusan Teknik Arsitektur, universitas Bina Nusantara berbagi kisahnya menjalani usaha desain. "Usaha jasa desain interior juga eksterior saya rasa akan terus berkembang terlebih sekarang ini misalkan, orang yang akan membuka restaurant sudah tidak asal-asalan mereka sudah memiliki konsep dan ingin menjadikan tempat usahanya lain daripada yang lain,itulah yang membuat jasa interior desain akan terus dibutuhkan diberbagai sektor usaha terlebih usaha kuliner, berbeda dengan dulu saat orang kurang memperhatikan konsep desain."

Menyamakan taste desain


Pemilik Tomi and Studio ini menceritakan bagaimana ia sering menghadapi kendala saat diberi kepercayaan untuk mengerjakan sebuah desain, "Kendala yang sering saya jumpai adalah adanya perbedaan taste, apa yang menurut saya bagus tapi belum tentu client setuju, padahal saya sudah pertimbangkan dari segala aspek termasuk tekhnisnya, tapi kembali lagi saya menuruti juga kemauan client dengan tetap mengarahkan ke pilihan desain dan bahan yang tepat." Pria yang sempat mengawali karier desainnya di PT.Graha Cipta Hadiprana dan ADPP Singapur ini menambahkan jika kendala juga bisa muncul dari masalah waktu "Client banyak yang merequest desain dengan cepat atau mendesak termasuk pengerjaan, padahal produksi tidak mungkin diburu-buru, kendala tekhnis juga sering saya jumpai, tapi yang paling penting adalah taste, saya harus mengarahkan client untuk konsep desain yang lebih sesuai dan menyamakan selera agar sama-sama cocok."

Tidak ada ide original


"Ide desain itu bisa datang dari mana saja, sekarang tidak ada ide original, something yang susah ada kita kembangkan, semua sudah ada bahkan banyak hal pengulangan termasuk trend desain." Desainer interior untuk Hawaiian Cafe-PIK, Calais, Smoods Cafe Grand Indoneia, Kopitiam Harley Davidson Pondok Indah juga beberapa resto dan cafe di berbagai daerah ini juga menuturkan, "Yang namanya trend itu menandakan jaman apa yang lagi happening itu yang bakal banyak orang suka, orang kan mau tempatnya ramai, jadi apa salahnya mengikutnya? Ini bukan sekedar mengekor tapi juga harus memiliki taste sendiri, tetap harus punya benang merahnya. Pada desain saya, sering saya menggunakan bahan dengan harga murah tapi gak murahan, tergantung bagaimana mau mengemas bahan tersebut menjadi terlihat lebih mahal dan sesuai."

Kepuasan Client itu penting


"Bukan masalah nilai uang yang saya dapatkan, tapi jika ide desain saya bisa terwujud dan client puas dengan desainnya ditambah hasil akhir yang sama dengan desain itu penting bagi saya. Networking itu sangat perlu, mengandalkan mulut ke mulut dari client, makanya semua harus dibuat bagus. Marketingnya adalah proyek kita sendiri, bukan iklan/promo." [Text/Foto:Delian/Denny]


Tomi And Studio
www.tomiandstudio.com
08179192109
IG: tomiandstudio

You Might Also Like

0 komentar: