Hans de Kraker, Cintai Indonesia Lewat Film

5/20/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments


Siang itu RED Magz bertemu dengan aktor film pendatang baru di bilangan Fatmawati, Hans de Kraker, Hans yang mencuat namanya berkat membintangi film “Bulan Terbelah di Langit Amerika” ini bercerita banyak tentang kecintaanya pada Indonesia dan dunia Film yang baru ia geluti.

Kecintaanya pada Indonesia ia ungkapkan karena kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia, “Saya sudah 30 tahun traveling, di berbagai negara termasuk di Indonesia, disini masyarakatnya luar biasa banyak sekali orang baik dengan energi positif dan kebudayaan Indonesia itu sangat bagus dan beragam, di satu Pulau saja bisa memiliki banyak tata cara kebudayaan yang berbeda-beda. Indonesia memiliki keanekaragaman yang luar biasa saya pernah ke Mentawai, ke Papua saya pikir di masyarakat Indonesia hanya makan nasi namun ternyata disana makan Sagu, di Toraja penduduknya makan nasi merah.” Selain gemar dengan kegiatan traveling ke berbagai negara termasuk Indonesia. 

Berbagai profesi ditekuninya, mulai menjadi model, terjun dalam perusahaan garmen hingga pebisnis peralatan dapur. Hans berkeliling ke Eropa, Amerika, Timur Tengah, hingga India untuk menemukan nilai dan dasar hidupnya. Hans yang juga pernah membintangi film “Ketika Bung di Ende” juga bercerita mengenai perjalanannya mencari kebenaran hidup hingga akhirnya jatuh cinta pada Islam. Dia meninggalkan Belanda ketika berusia 18 tahun untuk berkeliling dunia.

Aktor yang kini tengah disibukkan dengan persiapan film barunya ini  ternyata memiliki pola makan vegetarian yang sudah ia jalani sejak ia kecil, “Saya mencoba vegetarian sejak saya umur tiga belas tahun, sempat saya break dan kali ini saya melanjutkan untuk menjalani vegetarian.” Bagi pria asal Belanda ini dengan makan vegetarian maka jiwa akan lebih tenang, “Pastinya jiwa akan lebih tenang, selain itu Menyehatkan Kulit, Menjaga Berat Badan, Terhindar Dari Racun Hewani, Memperlancar Pencernaan. Dan saya merasa peduli terhadap hewan-hewan ternak, bisa Anda bayangkan sapi yang kita konsumsi selama ini mengalami penyiksaan sebelum kita konsumsi, bahkan makan-makanan yang mereka konsumsi adalah makan-makanan yang tidak lagi layak dikonsumsi ternak dan kita sebagai manusia dengan santai mengkonsumsinya.” 


Beberapa judul film layar lebar telah ia bintangi selain Bulan Terbelah di Langit Amerika yang menempatkan namanya masuk dalam nominasi aktor pendatang baru versi IBOMA 2016 silam, ia juga membintangi sejumlah judul lain diantanya Jendral Sudirman, dan tahun ini ia akan bermain dalam film Untuk Angeline, The Chocolate Chance, TEN dan masih banyak judul lainnya. “Awal saya masuk dunia film adalah melalui film Ketika Bung di Ende, disana saya belajar banyak mengenai film dan saya tidak mau asal-asalan dalam berakting saya sekarang fokus pada dunia akting dan berharap kehadiran saya dapat diterima pecinta film Indonesia.” Tuturnya kepada RED Magz.





You Might Also Like

0 komentar: