Rinrin Marinka, Wujudkan Mimpi

3/30/2016 08:00:00 AM RED Production 0 Comments


 Teks & Photo: Delian


Maria Irene Susanto atau lebih dikenal dengan chef Rinrin Marinka, telah banyak dikenal sebagai chef handal. Wajah ayunya cukup sering terlihat di layar kaca, berkat kepiawaiannya memasak plus penampilannya yang mempesona tak jarang orang menyebutnya sebagai Celebrity Chef, ketika ditanya mengenai pandangan masyarakat mengenai ‘gelar’ tersebut, Chef yang menyelesaikan studinya di jurusan Culinary Arts ‎ di Le Cordon Bleu Sydney, Australia ini menampiknya, “Saya bukan celebrity chef, saya paling tidak suka dipanggil seperti itu karena di Indonesia sendiri image celebrity chef sangat buruk, berbeda dengan celebrity chef di luar negri, di Indonesia banyak yang jadi ‘chef-chef’an’. Saya pernah belajar di jurusan memasak, saya sudah banyak mengikuti acara-acara memasak secara profesional. Saya mengelola sebuah restaurant dengan resep-resep buatan saya jadi saya tidak mau pusing memikirkan komentar orang. Waktu untuk pembuktian, sudah lewat untuk saya. Saya lebih suka dipanggil sebagai profesional chef.”  Tuturnya kepada RED Magz. 

Sambungnya, bagi Marinka image celebrity chef bisa menjadi pisau bermata dua, “Ikon-ikon celebrity chef di Indonesia sendiri banyak yang lebih menonjolkan fisik bukan lagi kemampuan memasak mereka, ini yang membuat kesan celebrity chef di Indonesia sendiri jadi jelek. Tapi disisi lain industri ini (chef) menjadi populer. Jadi kalau mau terjun dibidang chef jangan nanggung. Karena selama saya tampil di depan umum saya selalu tampil sopan, tidak sekedar mengandalkan fisik. Karena orang harusnya melihat acara memasak pada cara memasaknya bukan pada sosok chef yang tampil seksi atau cantik semata.”

Kehadiran chef-chef muda berbakat 

Chef yang juga memiliki brand tas bernama Badha Project bersama sahabatnya ini ternyata cukup memperhatikan perkembangan para chef-chef muda, tak hanya karena ia pernah menjadi juri namun ia melihat banyaknya bibit-bibit baru yang patut diperhitungkan. 

“Generasi sekarang itu sangat beruntung, semua bisa dijalankan secara mudah dan instant, dulu orang mau jadi chef harus berjuang belasan tahun. Aku lebih suka dengan chef-chef muda yang memang memiliki passion untuk terjun dibidang chef kerena butuh pengorbanan dan perjuangan panjang, bukan karena melihat ini dari segi bisnis/lahan uang semata.” Ujarnya ramah. 


You Might Also Like

0 komentar: