Audisi Koko Cici Jakarta 2016 di Gelar

3/20/2016 06:35:00 PM RED Production 0 Comments


Seleksi Pemilihan Koko Cici Jakarta 2016 resmi digelar melalui Audisi tahap awal yang bertempat di Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Barat, tanggal 19 dan 20 Maret 2016.

Koko Cici Jakarta berharap melalui pemilihan ini, akan terlahir generasi – generasi muda penerus bangsa yang akan berperan aktif sebagai duta pariwisata, duta sosial dan duta budaya Tionghoa di DKI Jakarta.

Koko Ryan Junarta selaku ketua panitia mengungkapkan, “Setelah melakukan persiapan yang panjang, sampailah di salah satu kegiatan acara pemilihan kita yang pertama yaitu audisi awal. Berdasarkan tiga B dan satu T, yaitu Brain, Beauty, Behaviour dan Talent yang akan menjadi standar penilaian untuk Pemilihan Koko Cici Jakarta 2016, diharapkan lahir generasi muda yang mau aktif dan berkembang demi kemajuan bangsa.”



Pada tahap seleksi awal, kemampuan berbahasa dan public speaking akan menjadi salah satu aspek penting yang akan menjadi tolak ukur penilaian para juri. Para peserta juga akan diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakatnya masing-masing di hadapan para juri yang merupakan Senior dari Koko Cici Jakarta. Para juri akan menyaring 50 orang semifinalis untuk mengikuti seleksi selanjutnya pada tanggal 2 April. Di sini mereka akan dihadapkan dengan juri dari berbagai bidang, seperti bidang pariwisata, public speaking, kebudayaan Tionghoa, bahasa asing, psikologi, pemerintahan dan juri dari Ikatan Koko Cici Jakarta.



Kemudian 16 pasang finalis yang terpilih akan menjalani karantina sejak tanggal 5 April hingga 18 April 2016 sebelum akhirnya tampil di malam Grand Final yang akan diadakan pada tanggal 19 April 2016 mendatang.
Koko Cici Jakarta menjalani masa bakti dan tanggung jawab sebagai duta dalam bidang pariwisata, sosial dan tentunya melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Tionghoa di DKI Jakarta dan Indonesia.



Ketika ditanya hal apa yang didapatkan dengan menjadi finalis KOCI, koko Ryan mengungkapkan, "Ikut pemilihan KOCI ini banyak sekali manfaat dan ilmu yang didapat, kita menjadi lebih banyak tahu mengenai komunitas Tiong Hoa, mendapat bekal pendidikan selama karantina dari berbagai aspek ilmu pengetahuan serta public speaking dan wawasan kita benar-benar diasah selama karantina, setelah lulus dari KOCI pun manfaatnya semakin terasa, dimana kita bisa lebih mudah mengembangkan minat/bakat kita sebagai batu loncatan serta mengajarkan kita untuk lebih percaya diri."

You Might Also Like

0 komentar: