Cafe Batik Datulaya, Cafe Yang Mengedukasi

11/14/2015 11:10:00 PM RED Production 0 Comments




Cafe Batik Datulaya, yah itulah namanya. Datulaya adalah salah satu motif batik Banten sekaligus merupakan nama tempat tinggal Sultan Maulana Hasanuddin / tata ruang keluarga di Kesultanan Banten. Pemilihan nama ini tidak sembarang dipilih, ibu Ivonne I Anggraini, Direktur

Cafe Batik Datulaya sengaja ingin memperkenalkan berbagai jenis batik, berkat kecintaanya pada batik pula lah Ia mendirikan Cafe Batik Datulaya, menjadi restaurant yang berbeda dari tempat lain, Cafe yang mengedukasi. Cafe Batik Datulaya berusaha mengedukasi para pengunjungnya mengenai khasanah Batik, melalui kegiatan belajar membatik. “Ada harga paket mulai dari Rp 100 ribu per orang, pengunjung mendapatkan kain polos untuk dibatik dan juga suvenir mug atau kaus.” Pengunjung dapat terlebih dahulu mereservasi untuk belajar membatik bersama rombongan.

Konsep atau ambiance yang dihadirkan di Cafe Batik Datulaya juga terbilang nyaman dengan pepohonan hijau, gemricik air dan perpaduan nuansa Bali-Jawa membuat para pengunjung betah seperti berada di perkampungan yang homey


Konsep ini kami hadirkan agar beda dengan tempat yang lainnya,seperti berada dalam rumah yang homey. ujar Ivonne I Anggraini, Direktur Cafe Batik Datulaya. "Batik sengaja kami pilih menjadi thema besar cafe kami karena keprihatinan kami mengenai batik. Banyak anak muda yang tidak mengenal sejarah dan silsilah batik, mereka hanya tahu setiap Jumat memakai batik tanpa tahu bagaimana cara membuat nya, apa bahan yang digunakan. Kami merasa terpanggil untuk mengedukasi masyarakat dan mencintai batik sebagai warisan budaya." Imbuhnya.


Menu andalan Cafe Batik Datulaya diantaranya, soto Betawi, Ayam gulung, yaitu potongan ayam yang digoreng dengan tepung dengan campuran saus yang gurih. Pilihan lainnya ada juga bakmi, bihun, kwetiaw, dan menu lainnya. Hidangan yang kami sajikan semuanya makanan khas Indonesia, saat ini kami juga menyuguhkan menu baru, diantaranya Pempek bakar, Tekwan, Lo Mie."
Untuk menemani waktu bersantai, pengunjung bisa menikmati aneka olahan menu es krim legendaris, Ollino, yang memang sudah ada lebih dari 25 tahun.


Zane Building.
Jl. Meruya Utara Raya 3 No . 9

You Might Also Like

0 komentar: