Edwin Lau, Merasa Sexy Jika Hasil Masakan Dihargai

3/25/2015 10:15:00 PM RED Production 0 Comments



Edwin Lau, chef kelahiran Ujung Pandang, 16 November 1982 ini berkisah mengenai kariernya sebagai healthy chef.
Kenapa saya jadi chef? Singkat kata itu destiny saya. Dulu waktu saya kuliah semester dua, believe it or not dalam hati saya timbul bisikan Tuhan, "Edwin kamu akan jadi chef yang unik." Saya pegang dan imani hal itu, saya persiapkan hidup saya kemudian saya belajar tentang nutrisi, belajar tentang kuliner. Saya suka menyerap banyak ilmu. Entah mengapa saya yakin suatu saat akan berguna. Di bangku kuliahlah saya serius dan menjadi salah satu lulusan terbaik." Ujar Healthy Chef sekaligus Restaurant Consultant, Nutrition & Fitness Coach ini kepada RED Magz. Mengawali karier sebagai chef di beberapa restaurant Jepang dari resto jepang yang populer hingga di sebuah hotel bintang 5 Jakarta dan Bali ia jalani, menjadikannya semakin terbiasa berkutat di dapur.


Akhirnya Edwin memutuskan keluar dari bidang perhotelan yang selama ini dijalani. "Saya lebih banyak belajar ilmu kuliner Jepang yang memang cukup sehat. Lalu, saya belajar soal nutrisi dan saya putuskan untuk kluar dari hotel ke dunia broadcast . Jobless tapi punya job baru. Saya mengerjakan sebuah program sebanyak 52 episode tapi tidak tayang di manapun. Ada masa dimana saya hanya bekerja sebagai model, nutritionist personal tapi tidak lagi di dunia kuliner. Sejak itu saya dipercaya untuk menjadi chef di beberapa program tv. Puncaknya ketika saya dipercaya mengasuh acara Healthy Life di sebuah tv, saya dikenal sebagai healthy chef, dengan menggabungkan kuliner sehat, fitness dan nutrisi yang baik." Menjadi salah satu icon chef yang unik, membuat namanya kian dikenal, tak hanya sebagai chef dan celebrity chef, sebuah istilah yang baru marak 2 tahun belakangan ini, juga dikenal sebagai seorang model, wajahnya menghiasi sampul majalah kesehatan dan fashion bahkan ia menjadi brand ambasador beberapa produk ternama. 


Chef yang bercita-cita membuat sekolah memasak gratis ini berencana mengumpulkan orang berbakat untuk sama-sama belajar, "Saya tidak mau mereka menjadi pegangguran, gelandangan bahkan residivis. Dunia kuliner bisa mewakili semua sisi kehidupan, dia bisa belajar disiplindan cari uang. In the future generasi muda dapat memiliki satu bekal untuk go international." "Healthy food sebenarnya memiliki prinsip 5B, Bergizi tinggi, Berimbang nutrisinya, Beragam jenisnya, Bersih pengolahannya, dan Bermutu hasilnya. Healthy Food di Indonesia tidak terlalu dipandang, karena tampilan rasanya yang kurang, saya ingin keliling dunia dan mengkombinasika makanan khas dengan healthy food." Ujar Edwin yang kini terlibat dalam program kuliner di channel TLC Discovery Channel. Sehat, Bugar, dan Sexy! adalah gambaran chef yang meraih Second Runner-Up Mister Indonesia 2007 ini "Image Sexy, bagi saya adalah challange, bagaimana caranya agar saya dapat mempertahankan image itu 10 hingga 20 tahun kedepan. Bagi saya sampai mati, ini bukan karier saya tapi gaya hidup saya. Saya merasa sexy ketika hasil masakan saya dihargai. Ketika saya masak dan orang bilang enak. Itu baru membuat saya puas dan sexy."

Text, Photo: Delian

You Might Also Like

0 komentar: